ALASAN PENGGUNA SAMSUNG S8 DAN S8+ MENGELUH

Samsung, salah satu produsen smartphone terkenal asal Korea Selatan, baru-baru ini merilis produk terbaru mereka yaitu Samsung Galaxy S8 dan Samsung Galaxy S8+. Produk yang digadang-gadang bakal memiliki spesifikasi gahar dan tampil dengan sejumlah fitur menarik seperti layar lengkung, Irish Scanner, dan fitur asisten suara Bixby (baca: biksbi).

Meski hadir dengan sejumlah fitur menarik, namun spesifikasi fisik dari smartphone Android yang terus-menerus digosipkan selama beberapa bulan terakhir ini ternyata tidak begitu hebat, untuk ukuran smartphone Android kelas high-end dan cenderung agak mengecewakan, Gang. Kenapa juga dibilang mengecewakan ya? Berikut JalanTikus kasih 5 alasan yang membuat smartphone Samsung Galaxy S8 agak mengecewakan.

1. RAM Tergolong Kecil Untuk Smartphone High-End





Smartphone Android Samsung Galaxy S8 hadir dengan RAM sebesar 4 GB. Wuih, saat mendengarkannya, tentu kalian bakal langsung takjub ya, Gang? Tapi coba kalian pikir lagi baik-baik. Bandingkan saja ukuran RAM Galaxy S8 ini dengan produk lain seperti HTC U11 ataupun xiaomi mi 6 yang hadir dengan RAM 6 GB, di mana, secara umum harga HTC U11 dan xiaomi mi 6 lebih murah dibandingkan dengan Samsung s8, Gang.

Hal ini tentu saja cukup mengecewakan, mengingat Samsung Galaxy S8 merupakan salah satu smartphone Android yang begitu diagungkan oleh para pencinta gadget.

2. Kapasitas Baterai Tergolong Kecil Untuk Jenis High-End




Selain masalah RAM yang terlalu kecil untuk ukuran smartphone yang begitu diagungkan oleh pencinta gadget, alasan lain kenapa kalian tidak perlu membeli Samsung Galaxy S8 adalah soal baterai. Bayangkan saja, untuk smartphone high-end dengan berbagai fitur penguras baterai seperti ini, Samsung Galaxy S8 hanya memiliki kapasitas baterai sebesar 3.000 mAH, Gang.

Ukuran baterai seperti ini tentunya tidak akan bertahan lama ya, jika kita melihat berbagai fitur yang disediakan oleh pihak Samsung ke dalam Samsung Galaxy S8. Selain itu, udah jadi rahasia umum kalau kualitas baterai Samsung tergolong buruk. Terbukti, dari berbagai kasus meledaknya baterai smartphone Samsung yang terjadi beberapa tahun belakangan.

3. Letak Fingerprint Scanner yang Buruk




Fitur Fingerprint Scanner tentunya merupakan salah satu fitur yang menandakan seberapa canggih suatu smartphone Android lho, Gang. Fitur yang memungkinkan pengguna mengakses dan mengunci smartphone miliknya dengan menggunakan sidik jari milik sendiri.

Galaxy S8 pun hadir dengan fitur tersebut. Tapi sayangnya, penempatan Fingerprint Scanner pada Samsung Galaxy S8 tergolong aneh dan konyol. Mengapa? Karena letak Fingerprint Scanner yang harusnya ada di bagian depan, justru berada tepat di samping kamera depan. Keganggu banget kan? Selain itu, penempatan sensor pada bagian belakang juga bakal sedikit merepotkan kalian ketika hendak menggunakannya, karena harus mengubah posisi jari-jari.

4. Bloatware Terlalu Banyak





Meski hadir dengan sejumlah fitur menarik seperti Fingerprint Scanner, asisten suara Bixby dan sejumlah fitur lain, Galaxy S8 dianggap terlalu banyak memiliki bloatware, Gang. Sejumlah bloatware bawaan Samsung seperti Samsung App Store, Samsung Cloud, Samsung Web Browser dan Samsung Smart Stay.

Dijamin, kebanyakan dari kita justru tidak menggunakan aplikasi bawaan tersebut alias lebih memilih aplikasi-aplikasi serupa yang lebih baik dan lebih mudah penggunaannya. Selain hanya akan membuang-buang ruang penyimpanan, kebanyakan Bloatware juga tentunya akan membebani kinerja smartphone Android Samsung Galaxy S8 yang notabene hanya memiliki RAM 4 GB saja.

5. Harga Terlalu Mahal




Gang, melihat 4 alasan sebelumnya, harga Rp 9,3 juta untuk Galaxy S8 dan Rp 11 juta untuk Galaxy S8+ rupiah bisa dibilang terlalu mahal ya? Apalagi jika dibandingkan dengan smartphone brand lain yang setara seperti iPhone 7 dengan harga Rp 8,5 juta dan LG G6 yang memiliki harga Rp 8,7 juta. Itu pun jika harga tersebut nantinya tidak naik, ketika smartphone yang satu ini resmi dijual di sejumlah online shop nasional.

Di samping itu, fitur Dex yang memungkinkan Samsung Galaxy S8 digunakan sebagai komputer desktop juga memerlukan biaya tambahan lagi lho, yakni sebesar US$150 atau sekitar Rp 2 juta.

Comments

Popular posts from this blog

Bisnis Thrift Shop Dengan analisa SWOT

5 WEB SITUS YANG LARANG UNTUK DIBUKA

5 DRONE TERBAIK DIBAWAH 3 JUTAAN